Menyiasati Bangunan Tusuk Sate

Menyiasati Bangunan ‘Tusuk Sate’

 

Sudah sangat akrab di telinga kita, terdengar pendapat untuk tidak menempati atau membeli bangunan yang berada di posisi tusuk sate (T-junction). Sehingga tidak mengherankan jika bangunan yang terletak pada posisi tersebut kurang diminati (sulit terjual & harganya relatif miring). Namun, tidak jarang pula ditemui, banyak bangunan (rumah/kantor), yang tusuk sate dan tidak terlihat ada masalah yang berarti bagi penghuninya. Lalu, bagaimana yang sebenarnya?

Tidak semua ‘tusuk sate’ itu buruk. Ada kondisi tertentu yang aman-aman saja, atau bahkan menguntungkan memiliki bangunan yang tusuk sate. Pertama, jika jalan yang menusuk adalah jalan kecil/ sepi. Feng shui adalah menganalisis energi yang dibawa oleh angin. Bangunan yang baik secara feng shui, harus mendapatkan angin yang cukup (tidak boleh terlalu deras, dan tidak boleh terlalu sedikit). Jika terlalu deras, akan menyebabkan penghuni tidak sempat menikmati energi yang baik tersebut. Bagi yang ‘kuat’, situasi ini bukan merupakan problem. Namun, biasanya dalam sebuah rumah tangga, tidak semua anggota keluarga cukup kuat untuk menahan derasnya angin (terlebih anak kecil). Maka tidak heran jika penghuni rumah yang tusuk sate, sering sakit. Sebaliknya jika terlalu sedikit, penghuni tidak akan mendapat suplai energi yang baik.

Kedua, jika jalan di depan rumah, memiliki arus yang lebih ramai (jalur yang lebih padat), dibandingkan dengan arus jalan yang menusuk. Angin yang datang dari jalan yang menusuk, akan dapat dinetralisir (ditangkis) oleh arus kendaraan di depan rumah. Sehingga angin tusuk sate tidak akan terlalu deras. Ketiga, pintu utama tidak langsung menghadap jalan yang menusuk. Sederas apapun angin yang datang dari jalan yang menusuk, tidak dapat masuk ke rumah. Sehingga tidak akan mempengaruhi penghuninya.

 

Keempat, dari perspektif bisnis tempat ini sangat menguntungkan. Lokasi yang strategis, menyebabkan orang lebih cepat mengetahui keberadaan sebuah tempat bisnis, dan tentu saja akan mendorong minat orang untuk mendatanginya. Selain itu, media advertising (billboard) pun memiliki nilai jual yang tinggi jika berada di titik tusuk sate (karena jarak pandangnya yang cukup jauh). Meski demikian, kenyamanan bagi pembeli (konsumen) harus diperhatikan juga (tempat parkir, kemudahan menjangkau, kebersihan, keamanan, dll). Kalau memang anginnya benar-benar deras, harus diupayakan sedemikian rupa supaya tereduksi.

 

Muncul pertanyaan, bagaimana dengan penghuni tempat bisnis tersebut (toko/ restoran/ kantor)? Cara kerja energi dalam mempengaruhi seseorang membutuhkan waktu yang cukup panjang (tidak sesaat). Dimanakah kita menghabiskan sebagian besar waktu kita? Tentu di rumah (di kamar). Jadi, sejauh energi rumah/kamar kita bagus, berada di tempat bisnis yang energinya kurang bagus, tentu tidak akan menjadi masalah. Namun perlu diperhatikan pula, bagi mereka yang menghabiskan sebagian besar waktunya di kantor, sudah barang tentu penataan kantor menjadi sangat penting.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *