10 Kriteria Feng Shui Bangunan yang Baik

10 Kriteria Dasar Rumah Ber-Feng Shui Baik

(dicuplik dari artikel yang ditulis untuk Buletin Asaya, November 2009)

 

Menentukan baik buruknya feng shui sebuah rumah, memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Meski demikian, ada beberapa kriteria yang dapat dijadikan tolok ukur untuk mengetahuinya. Jika tolok ukur ini terpenuhi, risiko rumah yang membawa ketidakberuntungan bagi penghuninya dapat diminimalkan.

Sebagaimana telah dipahami, feng shui adalah ilmu dan seni yang mempelajari tentang bagaimana memanfaatkan energi positif dari lingkungan untuk mencapai tujuan tertentu. Aliran feng shui yang ada jumlahnya sangat banyak, namun dapat diklasifikasikan menjadi dua kelompok utama, yaitu feng shui bentuk (form feng shui) dan feng shui arah (compass feng shui).

Feng shui bentuk berbicara tentang tata letak bangunan secara umum, dengan memperhatikan bentuk (bangunan, ruangan, lahan), dan benda-benda fisik yang ada di sekitar bangunan. Karena prinsip tata letak ini kasat mata, maka lebih mudah untuk dijelaskan dan dipahami.

Sementara itu, feng shui arah/ kompas adalah teori tata letak bangunan, melalui pemetaan energi berdasarkan arah hadap (kompas) dan periode lahirnya sebuah bangunan. Feng shui aliran ini lebih rumit untuk dijelaskan dan dimengerti, karena tidak kasat mata. Dalam memetakan energi ini, diperlukan kompas untuk tentukan arah yang akurat (biasa disebut dengan luo-pan), serta informasi tentang periode pembangunan sebuah rumah/ bangunan. Teori feng shui arah yang banyak digunakan/ diterapkan adalah teori Delapan Rumah (Eight Mansion) Xuan Kong Fei Xing (feng shui bintang terbang). Penerapan feng shui arah pada sebuah bangunan ini digunakan untuk menetralisir/ menutup kelemahan ba zi penghuninya.

Ibarat komputer, feng shui bentuk adalah hardware (perangkat keras)-nya, sementara feng shui arah/ kompas adalah software (perangkat lunak)-nya. Sebagus apapun software yang  hendak dijalankan, tergantung pada kualitas hardwarenya. Seringkali hardware tidak mendukung software- nya, sehingga sotware tersebut tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya. Dengan kata lain, sebuah komputer akan beroperasi secara optimal, jika hardware-nya baik disertai dengan software yang sesuai/compatible.

 

10 Kriteria

Bagi yang tidak ingin terlalu rumit berurusan dengan feng shui arah (kompas), di sini ada sepuluh kriteria feng shui rumah yang baik, yang dapat menghindarkan anda dari kemungkinan terburuk. Dalam arti, seandainya energi sebuah ruangan (berdasarkan arah dan usia bangunan) jelek, maka pengaruh negatifnya nya tidak akan berakibat fatal bagi penghuninya jika kriteria-kriteria tersebut terpenuhi.

Kriteria pertama, pintu utama dan kamar tidur tidak terkena sha qi (sudut tajam/ kolom beton menonjol, benda tajam, jalan/ tusuk sate). Kedua, bangunan berbentuk bujur sangkar atau persegi panjang sempurna (teras/ balkon tidak termasuk). Ketiga, setiap ruangan dalam rumah dalam kondisi bersih, rapi, cukup penerangan, tidak lembab, udara mengalir lembut (tidak pengap). Keempat, tidak ditempatkan kolam di sektor tengah rumah. Kolam di luar rumah (ataupun akuarium di dalam rumah), airnya harus bersih, jernih, tidak bau. Kelima, pintu tidak saling berhadapan, terlebih pintu utama dan pintu belakang. Keenamdi depan rumah terdapat halaman/ teras yang cukup luas untuk menyuplai energi ke dalam rumah, di belakang ada ’gunung’ (bangunan lain, gunung yang sebenarnya) untuk memampukan rumah mengkonsumsi energi yang ada. Ketujuh, dapur tidak terletak di sektor Barat Laut. Kedelapan, , kamar tidur tidak terletak di atas garasi atau dapur yang aktif. Kesembilan pintu, meja makan, kompor, tempat tidur, tidak terletak bawah kamar mandi/ WC. Kesepuluh, tidak menempatkan tangga menghadap dan dekat dengan pintu utama.

 

Jika kesepuluh kriteria tersebut terpenuhi, dan tata letak ruangan benar berdasarkan pemetaan energi (feng shui arah), tentu saja dampaknya dalam meningkatkan keberuntungan bagi penghuni rumah tersebut akan semakin besar. Salam feng shui!